Berterima Kasih Pada Kesalahan

Banyak perubahan-perubahan baru terjadi akibat kesalahan. Berbentuk kesesalan dan kekecewaan pada kesalahan akan pilihan-pilihan sikap kita. Sesal-pun selalu datang belakangan. Berjalan beriring dengan sederet motivasi baru untuk berubah, setelah belajar banyak dari kelalaian dahulu.

Selalu, kesalahan memilih korbannya. Bisa itu diri sendiri, orang lain yang tak kita kenal, juga tak jarang mengorban orang-orang yang kita jaga dan sayangi. Ini lumrah, manusiawi, namun tetap membuat bekas akan luka-luka yang perih dan pedih.

Semuanya terjadi begitu saja dalam siklus kehidupan. Benar, salah, berbenah, berkorban, dikorbankan, benar, salah, begitu terus memutar ceritanya. Tidak ada keadaan yang abadi. Jika kita coba mencari hikmahnya, terbukti kita ini bukan siapa-siapa. Tak kuasa menentukan jalan, hanya mampu berusaha berjalan yang tak sadar akan tergelincir. 

Kita butuh ilmu hidup, dan agama sudah tawarkan semuanya. Agama ajarkan kita makna tujuan hidup, tugas kita di dunia, serta kemana akhir dari semua ini. Agama ingatkan kita, bahwa dunia beserta seluruh isinya adalah ujian dan hukuman. Ingat saat Nabi Adam diturunkan? Bukankah dunia jadi hukuman buatnya dan Hawa? Begitulah kita, pada generasi setelah era para Nabi, kita punya tugas agar berhasil melewati deret ujian ini semua.

Pendidikan, itu ujian. Pekerjaan, itu ujian. Keluarga, itu ujian. Persahabatan, itu ujian. Kedudukan, itu ujian. Bahkan cita-citapun ujian.

Roda kehidupan terus bergerak. Atas kesalahan-kesalahan masa lalu, kita wajib memperbaikinya. Jangan lari dari sederet masalah yang timbul dari kesalahan. Lari bukan solusi, ayo semangat! Belajar lagi, lalu masuk ke kelas untuk mengikuti ujian selanjutnya. Kerjakan soalnya pelan-pelan namun jangan sampai habis waktunya. 

Saat ujian usai, keluar kelas dan berterima kasihlah pada kesalahan-kesalahan kita di masa dahulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s