Manusia Bisa Apa?

Saat itu keyakinan sedang menguat. Akan semangat jihad lawan syahwat. Berlipat-lipat bertambah tebal, akibat dorongan motivasi bertubi-tubi dalam forum kontemplasi. Hati berani berjanji. Langkah tak kan lunglai setapak. Melangkah maju dengan deretan ingin yang-ingin suci.

Di dunia lain, pasukan perusak sanubari insani juga semakin kuat. Rencanakan taktik ini itu untuk longgarkan iman. Bergerak maju mundur lalu menyerang dari atas ke bawah. Semangat jihadnya juga besar. Jihad mengotak atik janji-janji sunyi dalam sepi. Merobek suasana kebathinan menjadi sangat hina, bau, dan memuakkan.

Manusia kalah. Hilang arah. Lepas kendali. Hatinya kembali busuk. Pikirannya jorok. Sikapnya tak bisa teratasi.

Kemudian sesal menyerang. Takut ini-itu kemudian kembali menyusun dalih. Pembenaran akan sikap jadi tujuan. Untuk kejar kesucian dan penghormatan. Sayang sekali, semua sudah sangat terlambat!

Manusia bisa apa selain bersujud mohon ampun. Jangan biarkan sedih mendera membabi-buta dalam diri. Itu hanya semakin membuat pasukan itu semakin menang. Kaki yang lemas harus kau kuatkan kembali! Kepala yang layu tertunduk, kau angkat kembali. Hati yang terobek-robek, bisa kau sulam kembali. 

Perang ini belum berakhir tuan! Jangan kau diam. Saat Tuhanmu selalu bersedia mendengar permohonanmu. 

Ikhtiar berlipat ganda. Total bergantung pada Maha Kuasa. Manusia bisa apa? Tanpa Dia Pemilik Jiwa. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s