Terurai Dalam Kusut

Hal terbaik saat tidak kuasa, adalah menitipkan rindu dalam doa-doa yang terselip dalam sangat.

Biarkan terurai dalam kusutnya ingin, terhampar dalam daratan pengasingan, lalu tersusun rapi dalam blok-blok ingin yang berjejer di hadapan Sang Pemilik Kuasa.

Walau tetap memupuk harap, sepertinya mereka tidak pernah menyadarinya. Atau bingung menanggapinya. Saatnya kuasa menjadi tak berdaya, alihkan keputusan pada pemiliknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s