Getiran Imaji

Kau sumber semangatku. Walau insan duniawi sering lupakan diriku.

Kau sumber bahagiaku. Walau pernak pernik hidup sering lalaikanku.

Kau pusat pengabdianku. Walau deret rasa dan ingin sering butakanku.

Kau asal muasal ingin dan citaku. Walau banyak pilihan lain yang kadang lupakan ingatanku.

Kau tetap ada. Saatku mulai alpa.

Kau selalu menunggu. Saatku mulai lupa.

Kau selalu setia. Saatku butuh bertanya.

Kau selalu terima. Saatku sering menolak.

Deret angka dan barisan huruf-pun takkan mampu defenisikan keagungan dirimu.

Tapi imajinasiku, sepertinya mampu. Untukmu Ummi. Aku kan selalu coba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s