Bangsa

Dengan apa kita bangun rumah ini.

Apakah dengan deretan cercaan menjijikkan dipenuhi aura kemunafikan serta sikap negatif pesimis lalu mengemis-ngemis minta dikasihani?

Dengan apa kita bangun bangsa ini.

Apakah dengan hitung-hitungan untung rugi selayaknya pedagang dengan harapan untungnya, lalu meninggalkan apapun saat mulai memberi kerugian?

Bangsaku. Dengan apa aku harus membangun bangsa ini!

Jika aku jujur, apakah bangsa ini bisa menerima kejujuranku?

Jika aku mencoba benar, apakah bangsa ini akan ikutan mengambil jalan kebenaran?

Jika aku bersih, apakah negara juga akan ikut bersih-bersih?

Atau,

Kelak aku hanya jadi ancaman bagi bangsaku sendiri?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s