Mengapa dalam Apa

Dia sumber cahaya, dorongku kuat melangkah jauhi gulita perusak sukma. Bergetar glegar dalam diri goncangkan daratan rasa timbulkan guncangan cinta.

Kucoba terus raih setiap harap yang tersembunyi dalam kata dan pinta, hubungkan titik-titik absolutisme dalam rangka teori juga retorik-retorik semu yang menjadi sebab.

Dia terus ketuk rasaku, beriku semangat dalam raga yang semakin putih, walau terkadang akibat sifat kemanusiaanku kembali terjerembap dalam rongsokan gorong-gorong sepi nan pekat.

Aku mulai berlebihan ungkapkan sikap. Terkadang jadi simbol kelam kelabu hilangkan kata dan munculkan bata-bata kesakitan. Dia tetap saja mempesona walau aku tetap terbata dalam pesonanya.

Mungkin kataku tidak akan jadi cermin, yang bening dapat jelaskan semua “mengapa” dalam “apa” yang selalu tertanya. Ku kan coba selalu hilangkan nestapa juga derita mereka, sosok-sosok yang tercinta.

Aku yakin Pencipta tidak akan tinggal diam. Mulai urutkan cerita-cerita yang akan berdera. Uji rasa ini dalam beberapa kisah pahit juga bahagia. Akankah ia kekal dalam rasa atau hanya jadi nestapa di akhirat sana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s