Lanjutan: Kenali UU Perkawinan sebelum memutuskan untuk menikah!

Sebelum membaca lanjutan penjelasan tentang aturan perkawinan ini, buat kamu yang belum membaca bagian pertama, dapat membacanya disini.

Jika sudah menjadi istri/suami, apa saja hak dan kewajiban yang harus ditunaikan?

Tentu saat sudah terikat dalam ikatan suci seperti ini, berbagi hak dan kewajiban menjadi aktivitas paling indah untuk dilakukan. Berikut adalah hak dan kewajiban yang diatur negara untuk setiap pasangan:

  1. Hak dan kedudukan seorang istri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam kehidupan berumah tangga dan pergaulan hidup bersama di masyarakat.
  2. Masing-masing berhak melakukan perbuatan hukum.
  3. Suami adalah kepala rumah tangga dan istri sebagai ibu rumah tangga.
  4. Suami dan istri harus memiliki tempat kediaman yang tetap yang ditentukan bersama.
  5. Suami dan istri wajib saling cinta-mencintai, hormat-menghormati, setia dan memberi bantuan lahir bathin yang satu kepada yang lain.
  6. Suami wajib melindungi istri dan memberikan segala keperluan hidup berumah tangga sesuai dengan kemampuannya.
  7. Istri wajib mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya.

Jika terdapat suami/istri yang lalai akan kewajibannya, dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan.

Bagaimana pembagian harta dalam perkawinan?

Ada dua model harta. (1) Harta bawaan masing-masing seperti warisan/harta yang diperoleh sendiri sebelum perkawinan (2) Harta bersama yang didapatkan dalam ikatan suami istri. Masing-masing berhak atas hartanya sesuai dengan modenya. Namun jika terjadi perceraian, hanya harta bersama yang dibagi dua. Kecuali ada kesepakan lain yang membuat harta bawaan masing-masing pun harus dibagi dua.

Apakah setiap orang bisa mengajukan perceraian sesuka hatinya?

Tidak. Harus cukup alasan untuk mengajukan perceraian. Berikut alasan-asalan yang diterima oleh Pengadilan jika ingin bercerai:

  1. Salah satu pihak berbuat zina atau pemabuk, pemadat, penjuzi, dan lain sebagainya yang sulit untuk disembuhkan.
  2. Salah satu pihak meninggalkan pihak lainnya selama dua tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah.
  3. Salah satu pihak mendapatkan hukuman penjara lima tahun atau lebih berat.
  4. Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiyaan berat yang membahayakan pihak lainnya.
  5. Salah satu pihak mendapatkan cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami/istri.
  6. Antara suami dan istri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.

Jika anak lahir diluar perkawinan. Bagaimana status anak?

Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah mempunyai hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya dan bapak biologisnya. Namun seorang laki-laki dapat menyangkal status anak dengan harus membuktikan sangkalannya melalui ilmu yang otentik.

Apa saja kewajiban orang tua kepada anak?

Setiap orang tua wajib memelihara dan mendidik anak-anaknya sebaik-baiknya. Kewajiban ini menjadi kewajiban yang abadi. Akan terus berlaku walaupun antara ayah dan ibunya sudah bercerai.

Dan apa kewajiban anak kepada orang tua?

Anak berkewajiban menghormati dan mentaati kehendak orang tua yang baik. Dan jika anak telah dewasa, ia wajib memelihara kedua orang tua sesuai kemampuannya.

Apakah kekuasaan orang tua dapat dicabut terhadap anaknya?

Negara sangat melindungi setiap anak. Karenanya bagi orang tua yang (1) sangat lalai akan tanggungjawab dan (2) memiliki kelakukan yang buruk sekali , maka kekuasaannya terhadap anak tersebut dapat dicabut oleh Pengadilan.

 

 

 

4 tanggapan untuk “Lanjutan: Kenali UU Perkawinan sebelum memutuskan untuk menikah!

  1. Tentang pembagian harta bersama ketika terjadi perceraian, bagaimana pandangan admin tentang status harta bersama pasca hadirnya putusan mk terhadap perjanjian perkawinan yang boleh dibuat selama berlangsungnya perkawinan? Bagaimana jika mereka memutuskan untuk memisahkan harta perkawinan maka masih adakah harta bersama yg harus dibagi dua ketika terjadi perceraian ?? Jazakallah khoir

    Suka

    1. Putusan MK Terkait Perjanjian Perkawinan (69/PUU-XIII/2015) berhasil memperlonggar makna perjanjian perkawinan. Jika sebelumnya pelaksanaan perjanjian perkawinan hanya dapat dilakukan pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, sejak putusan ini, maka setiap pasangan dapat juga melakukan perjanjian perkawinan selama masa perkawinan berlangsung. Lalu jika terjadi perceraian masih ada kah harta bersama yang harus dibagi? Maka pembagian harta bersama harus melihat isi perjanjian tersebut. Jika yang diperjanjikan adalah seluruh harta dipisah maka secara otomatis tidak ada pembagian harta bersama. Namun jika dalam perjanjian berbeda, maka menyesuaikan. Harta yang tidak terikat dalam perjanjian pemisahan harta, harus dibagi dua. Demikian Nurul.

      Suka

  2. Dan lagi… apa efek positif dan negatif dr putusan mk tsb.. saya melihatnya lebih ke arah hilangnya kepercayaan dlm pernikahan krn adanya peluang untuk membuat batasan yg sangat lebar.

    Suka

    1. Jika melihat latar belakang pemohon dalam Putusan MK Terkait Perjanjian Perkawinan (69/PUU-XIII/2015), saya sendiri tidak melihat adanya unsur hilangnya kepercayaan dalam pernikahan. Sebab adapun alasan pemohon melakukan JR terhadap pasal ini terkait dengan syarat kepemilikan Hak Milik dan HGB yang hanya boleh dimiliki WNI. Untuk untuk menjamin hak pemohon, hakim sudah menggunakan Asas Nasionalitas demi menjaga hak warga negara Indonesia yang melakukan perkawinan campuran. Namun jika dalam kondisi normal, saya sendiri melihat lebih terbukanya peluang untuk saling menjaga hak dan kewajiban diantara suami istri dengan terbukanya opsi dilakukannya perjanjian perkawinan selama masa perkawinan. Ini seperti upaya peninjauan kembali terhadap perjanjian perkawinan yang mungkin saja sudah tidak sesuai dengan kebutuhan pada saat itu sehingga pembaharuan perjanjian dimungkinkan untuk kembali dilakukan. Selama, tetap tidak melanggap peraturan perundang-undangan yang ada dan/atau aturan agama masing-masing. Demikian Nurul.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s